Wartawan Investigasi Gudang Gas Ilegal Mendapatkan Intimidasi Ini Kata Korwil FWJI Tangerang KotaπŸ‘‡πŸ‘‡

Tangerang, Newsrakyat.com || Diduga pengoplosan Gas 3 kg bersubsidi yang berada di salah satu perumahan Griya Tangerang Asri yang di duga milik salah satu Oknum RW di temukan oleh wartawan investigasi.

Ketua Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Tangerang Kota memberikan statemennya terkait ada nya dugaan menghalang halangi tugas wartawan sama saja menghalangi alat negara.

' Saya intruksikan kepada seluruh jajaran wartawan kota tangerang kota agar secepatnya merapatkan barisan di kantor FWJI tangkot pada hari minggu pukul 09.00 Wib," tegasnya.

Senin dini hari setelah mendapati laporan warga, wartawan investigasi mendatangi salah satu perumahan yang di mana di jaga sangat ketat sehingga agak kesulitan awak media memasukinya walau dengan berbagai cara di lalui akhirnya awak media bisa masuk dan mendapatkan di duga gudang pengoplosan gas bersubsidi dan non subsidi.

Saat ingin di konfirmasi awak ada seseorang yg datang yg di duga salah satu kaki tangan bos pengoplosan gas tersebut atau pemilik gudang  tersebut untuk di bawa keluar perumahan untuk bicara baik baik tepatnya di depan pintu gerbang perumahan ada rumah seorang warga yg mengaku sebagai anggota ormas .

Di tempat tersebut awak media di tanya dengan tidak sopan oleh salah satu pria berbadan tegas  dan bertelanjang dada dengan suara lantang di duga seorang ormas dan mengintimidasi awak media agar segera beranjak pergi dari tempat tersebut.

'Mau ngapain kalian?? Ngapain duduk di duduk di depan teras rumah saya saya pagi2?? Apa urusannya dengan Media dan LSM ucap pria itu.

'Kami sedang investigasi laporan warga kebetulan kami sudah dapat buktinya bang, gausah emosi begitu kami di bawa kesini oleh bapak ini untuk duduk di sini, kalau ga boleh ya kami pergi dan mau melaporkan hal ini ke polresta kabupaten," jawab awak media.

Setelah pergi awak media mendapat telp di duga salah satu pemilik gudang oplosan gas tersebut agar kembali lagi dan bertemu di rumah nya.

Namun apa yang di dpaat bukan penjelasan malah awka media di puter kedepan kebelakang dan pada akhirnya tidak di temui oleh di duga ketua RW 07 tersebut.

Karena merasa di permainkan akhirnya awak media langsung meninggalkan lokasi kejadian di karenakan khawatir akan terjadi hal yang tidak di inginkan

' kita perasaan ga enak mending kita pergi dan kita laporkan langsung ke Polda Banten," tutup awak media// (red)
Diberdayakan oleh Blogger.